Jejak Pendahulu GKI Klaten







Pada tanggal 31 Maret, GKI Klaten genap berusia 45 tahun. Selama kurun waktu itu, jemaat yang dikenal masyarakat sebagai "Grijo Jago" ini telah bertumbuh dan berbuah karena kerja keras dan kesetian para aktivisnya.



Untuk itulah video klip ini dibuat untuk mengenang para aktivis yang telah lebih dulu dipanggil Tuhan. Klip ini bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan juga untuk menggali warisan kebaikan yang mereka tinggalkan untuk kemajuan GKI Klaten.



Ada empat mendiang aktivis yang ditampilkan:

1. Bpk. Simeon Iman Siaga: Dia adalah salah satu anggota jemaat mula-mula GKI Klaten. Dia sangat aktif mengunjili masyarakat Klaten, berdisiplin dan bersifat dermawan.



2. Ibu Ning Suhardjo: Mantan pendidik ini memiliki kepedulian dalam perkunjungan dan kegiatan sosial. Hatinya gampang tersentuh bila melihat ada orang yang menderita. Namun di sisi lain, dia juga bisa bersikap tegas dan lugas. Sampai akhir hayatnya, dia masih aktif sebagai anggota Komisi Sekolah di GKI Klaten yang ingin sekali memajukan pendidikan di bawah pengelolaan GKI Klaten.



3, Bpk. Lukas Rismanto: Adalah salah satu perintis bakal jemaat Pesu, Wedi, Klaten. Hidupnya sederhana. Dia sangat mempersembahkan hidupnya demi kemajuan Pesu meski tubuhnya digerogoti penyakit sesak napas.  Empat hari sebelum dipanggil Tuhan, pak Lukas masih sempat curhat tentang salah satu remaja di Pesu yang terbelit masalah hukum.



4. Johana Christiani atau ci Hyang. Meski didera berbagai macam penyakit, semangat pelayanannya tak pernah luntur. Dia memiliki ide-ide segar dan tidak setengah-setengah dalam mewujudkan ide itu. Dia juga banyak terlibat dalam aksi sosial. endofvid[starttext] belum ada keterangan [endtext]

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh rami_ba. Diberdayakan oleh Blogger.